Psikologi Klinis

Posted on May 17, 2011

1


1. Definisi Psikologi Klinis
- Menurut Phares (92),
Cabang ilmu psikologi yang membahas, mengkaji, mendiagnosa serta mentreatment masalah psikologis dan gangguan tingkah laku.
- Berdasarkan buku Pengantar Psikologi Klinis (Suprapti Sumarmo Markam, 2003)
Bidang ilmu psikologi yang membahas dan mempelajari kesulitan-kesulitan dan rintangan-rintangan emosional pada manusia, tidak memandang apakah ia abnormal atau subnormal.
- Associaton Psychology America (dalam Nietzel, 98)
Cabang ilmu psikologi yang meneliti, mengajar dan melayani hal-hal yang relevan dengan aplikasi prinsip, metode dan prosedur dalam memahami, memperkirakan dan memperbaiki maladjustment, disability & discomfort pada aspek intelektual, emosional, biologis, psikologis, sosial dan perilaku individu.

Jadi psikologi klinis yaitu cabang ilmu psikologi yang mempelajari manusia dengan tujuan untuk mengerti, mencegah dan meringankan beban orang yang mengalami kesulitan psikologis serta sekaligus mengembangkan potensi manusia.

2. Perbedaan Psikologi Klinis dengan cabang ilmu psikologi lainnya, yaitu:
Dalam psikologi perkembangan merupakan bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial, karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian, karena perkembangan individu dapat membentuk kepribadian khas dari individu tersebut.
Sedangkan psikologi sosial merupakan cabang ilmu psikologi yang berusaha mengerti bagaimana manusia di dalam kelompoknya berinteraksi dari sudut pandang individual maupun kelompoknya, yaitu dengan melakukan:
1. studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu, misalnya : studi tentang persepsi, motivasi proses belajar, atribusi (sifat)
2. studi tentang proses-proses individual bersama, seperti bahasa, sikap sosial, perilaku meniru dan lain-lain
3. studi tentang interaksi kelompok, misalnya : kepemimpinan, komunikasi hubungan kekuasaan, kerjasama dalam kelompok, persaingan, konflik
Dalam psikologi pendidikan yaitu merupakan perkembangan dari psikologi perkembangan dan psikologi sosial, sehingga hampir sebagian besar teori-teori dalam psikologi perkembangan dan psikologi sosial digunakan di psikologi pendidikan. Psikologi pendidikan mempelajari bagaimana memaksimalkan pembelajaran pada manusia dalam setting pendidikan, keefektifan sebuah pengajaran, cara mengajar, dan pengelolaan organisasi sekolah.
Psikologi Industri dan Organisasi juga merupakan cabang ilmu terapan psikologi yang mengaplikasikan ilmu psikologi di dalam organisasi dan tempat kerja untuk memaksimalkan potensi sumber daya mansuia dan membahas ekonomi dari perspektif tingkah laku manusia. Dimana psikologi industri & organisasi memfokuskan pada pengembangan, pengevaluasian dan prediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu serta mempelajari bagaimana suatu organisasi mempengaruhi individu-individu yang berinteraksi di dalam organisasi tersebut.
Sedangkan, Psikologi umum dan eksperimen merupakan cabang ilmu psikologi yang memaparkan ilmu psikologi yang dibahas secara umum dan juga menceritakan eksperimen psikologi yang berusaha menjelaskan mengapa dan untuk apa manusia berperilaku.
3. Perbedaan psikologi klinis dan psikiatri
Banyak terjadi tumpang tindih persepsi antara psikolog dan psikiatri pada masyarakat awam. Sehingga perlu diketahui bahwa Psikolog Klinis tidak mempunyai pendidikan dasar Kedokteran, maka hak seorang Psikolog Klinis adalah memberikan treatment pada klien (individu yang memiliki masalah psikologis) berdasarkan teori-teori ataupun penelitian-penelitian dalam nidang sosial. Sedangkan psikiatri memiliki hak untuk memberikan treatment medis yaitu memberikan pasien obat-obatan untuk menyembuhkan pasien.

About these ads
Posted in: Konseling