Mengapa Dukungan Sosial Mempengaruhi Kesehatan dan Kebahagiaan?

Posted on October 15, 2011

0


Pemberian dukungan sosial berhubungan paling kuat selama masa stres, karena dukungan sosial sangat dapat memperbaiki dampak stress. Ketika sesuatu yang mengerikan terjadi atau kita merasa bahwa kita tidak dapat mengatasinya, kita berpaling kepada keluarga dan teman-teman untuk meminta bantuan dan dukungan. Dampak positif ini mungkin merupakan direct effect yaitu efek langsung yang mana dukungan yang diberikan berbentuk saling menjaga dengan cara fisik, misalnya, dengan memasak makanan, melakukan belanja dan memastikan obat yang diambil. Sedangkan jaringan sosial, seperti self-help  groups untuk sakit parah, mungkin juga memberikan informasi pertolongan praktis. Dukungan sosial mungkin juga memiliki inderect effect yaitu efek tidak langsung dimana bentuk dukungan sosial tidak langsung ini berupa nasihat atau anjuran yang mana membantu kita mengatasi stres dengan lebih efektif. Cohen dan Hoberman (1982) menemukan bahwa, orang yang merasa hidup mereka penuh dengan stres dan menerima sedikit dukungan sosial akan lebih mungkin mengalami simptom seperti sakit kepala, kehilangan berat badan dan gangguan tidur daripada mereka yang menerima dukungan sosial yang tinggi.

Nuckolls et al. (1972) membandingkan tingkat penyakit pada wanita hamil yang mengalami berbagai tingkat stres. Mereka menemukan bahwa 91 persen wanita dengan stres tinggi menderita penyakit pada dukungan sosial yang rendah, dibandingkan dengan 33 persen yang juga menderita stres tinggi tetapi memiliki tingkat dukungan sosial. Mengapa dukungan sosial mempengaruhi kesehatan fisik? Salah satu alasannya mungkin karena efek dari sistem imun. Goleman (1990) menemukan bahwa orang dengan sakit yang parah yang bergabung dengan support groups memiliki sistem imun yang lebih efektif dan cenderung hidup lebih lama dibandingkan mereka yang tanpa dukungan.

Sebuah analisis dari banyak penelitian menunjukkan bahwa efek menguntungkan dari dukungan sosial yang terbesar ketika diberikan kepada perempuan dari keluarga dan teman. Sulit untuk menentukan kontribusi relatif dari manfaat langsung versus manfaat tidak langsung dari hubungan persahabatan tetapi keduanya sungguh penting.

Referensi:

Dwyer, Diana. 2000. Interpersonal Relationships. USA & Canada: Taylor & Francis Inc.

Posted in: Psikologi