Mengapa pernikahan sirih ditentang banyak orang?

Posted on June 3, 2012

0


Guys… kamu tahu? Salah satu alasan orang-orang menentang pernikahan sirih adalah karena dari pernikahan sirih, pihak wanita menjadi pihak yang lemah dan dirugikan. Sebab jika sang suami dari pernikahan sirih meninggalkan istri sirihnya, maka sang istri ini tidak dapat menuntut suami sirihnya untuk meminta pertanggung jawabannya atas dirinya yang memiliki status janda (yang pada akhirnya terlantar) serta pada anak hasil pernikahan siri mereka (dalam hal biaya pendidikan & rumah tangga).
Sang istri tidak akan dapat menuntut suami sirihnya karena pernikahan mereka tidak tercantum di catatan sipil sehingga bila sang istri ingin membawa ke pengadilan untuk meminta pertanggungjawaban, maka ia akan kalah, hal ini dikarenakan tidak adanya bukti surat pernikahan resmi mereka yang diakui oleh negara.
Jika semua orang melakukan pernikahan sirih maka akan banyak wanita-wanita yang di poligami dan menjadi janda-janda. Jika wanita-wanita tersebut tidak mapan secara finansial dan mempunyai anak maka ia akan menjadi terlantar serta menderita kemiskinan. Karena kaum hawa cukup sulit untuk mendapatkan pekerjaan apabila ia tidak dibekali pendidikan yang mantap, sehingga kaum wanita yg mungkin tidak memiliki bekal keterampilan tersebut akan bekerja hanya menjadi kuli/pekerja serabutan. Dan pada akhirnya, karena sang ibu sibuk bekerja, anak mereka pun menjadi terlantar. Keadaan tersebut bila terjadi terus-menerus maka akan meningkatkan ratio kemiskinan negara ini.

sumber gambar:

http://www.google.co.id/imgres?imgurl=https://trueorwrong.files.wordpress.com/2012/06/kemiskinan1.jpg?w=300&imgrefurl=http://davidmalanguna.blogspot.com/2009/11/kemiskinan-masalah-sosial.html&usg=__gyrX_HTIuKBkilGbutrL_iY_4XI=&h=318&w=448&sz=50&hl=id&start=17&sig2=IEb4TlRuLrW5f8yQ0YFKKA&zoom=1&tbnid=0LJUGh8RVM3OdM:&tbnh=90&tbnw=127&ei=gpzLT6W6C8XnrAe52aWlDg&itbs=1

Posted in: Konseling